<?xml version="1.0" encoding="utf-8" standalone="yes"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom">
	<channel>
		<title>I on Heat Heater</title>
		<link>http://heatheater.net/id/tags/i/</link>
		<description>Recent content in I on Heat Heater</description>
		<generator>Hugo</generator>
		<language>id</language>
		
		
		
		
			<lastBuildDate>Tue, 28 Jul 2026 00:24:06 +0800</lastBuildDate>
		
			<atom:link href="http://heatheater.net/id/tags/i/index.xml" rel="self" type="application/rss+xml" />
			<item>
				<title>Lampu halogen inframerah I</title>
				<link>http://heatheater.net/id/posts/engineering-guide-to-halogen-infrared-heating-lamps-for-industrial-thermal-processes/</link>
				<pubDate>Tue, 28 Jul 2026 00:24:06 +0800</pubDate>
				<guid>http://heatheater.net/id/posts/engineering-guide-to-halogen-infrared-heating-lamps-for-industrial-thermal-processes/</guid>
				<description>&lt;p&gt;&lt;img src=&#34;http://heatheater.net/images/55fd9f5bdaf1fb7da450a59ccdf93087.jpg&#34; alt=&#34;Lampu halogen inframerah I&#34;&gt;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;Ayo bahas tentang pemanas inframerah berbasis halogen. Pernahkah Anda bertanya-tanya mengapa beberapa pemanas memberikan efek pemanasan yang berbeda? Semuanya terletak pada bagian dalam lampu tersebut. Kita menggunakan filamen tungsten yang ditempatkan di dalam tabung kuarsa yang berisi gas halogen.&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;Inilah rahasianya: ketika tungsten menguap, gas tersebut akan mendorongnya kembali ke filamen tersebut. Proses ini berlangsung secara terus-menerus. Dengan demikian, suhu permukaan lampu tetap konstan, sehingga lampu dapat menghasilkan panas yang jauh lebih banyak dibandingkan lampu biasa. Ini merupakan cara yang efektif untuk mendapatkan energi yang besar dalam ukuran yang sangat kecil.&lt;/p&gt;</description>
			</item>
	</channel>
</rss>
